PURBALINGGA – Seperti kita ketahui program Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif “alus dalane” sedang diperjuangkannya dari mulai anggaran yang tadinya hanya 13 Miliar setelah terkena efisiensi, di refocusing pada APBD Perubahan menjadi hampir 50 Miliar, kini Fahmi sedang memperjuangkannya pada tingkat pusat dan provinsi. Hal ini disampaikannya pada acara Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Baitul Maqdies Desa Serang Kecamatan Karangreja, Senin (24/3/2025).

“Untuk Alus Dalane, selain dari APBD Kabupaten, kita sudah coba mengakses pusat dan alhamdulillah ada kabar baik, akan ada support dari pusat lewat DPR RI untuk pembangunan jalan di Kabupaten Purbalingga, kita doakan saja komunikasi ini dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sesuai data yang dimiliki Pemda Purbalingga, kondisi jalan kabupaten yang rusak tercatat ada lebih dari 300 km. Menurutnya dana 50 Miliar yang dialokasikan APBD Kabupaten Purbalingga tahun 2025 untuk jalan masih jauh dari yang dibutuhkan.

“300 km itu butuh ratusan miliar untuk memperbaikinya, masih sangat kurang, sehingga dalam satu bulan ini kami berpikir untuk mencari solusinya dan menurut aturan dari mana saja anggaran yang bisa kami peroleh dan kami perjuangkan,” tambahnya.

Dalam kinerjanya yang baru satu bulan ini Bupati Fahmi dan Wakil Bupati Dimas sedang banyak berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mensukseskan program-program yang menjadi terjemahan Visi-Misi-nya.

“Ini baru satu Bulan, Periode kami masih panjang untuk 5 tahun kedepan, ada tahap-tahap yang perlu kami laksanakan dan kami sesuaikan dengan program pusat dan provinsi, jadi mohon bersabar untuk beberapa program yang sedang kami perjuangkan,” tambahnya.

Di tempat lain, Wakil Bupati Dimas Prasetyahani melaksanakan kegiatan Tarling di Masjid al Ikhlas Desa Kalitinggar Kecamatan Padamara. Mas Wabup mengucapkan terima kasih atas komitmen warga Kecamatan Padamara yang akan terus berkolaborasi menyukseskan program-program Pemkab Purbalingga. Dan Mas Wabup juga berjanji akan memprioritaskan jalan Raya Padamara sebagai salah satu lokus perbaikan infrastruktur.

“Karena Padamara merupakan penghubung antara Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banyumas, sehingga mudah-mudahan bisa meningkatkan kunjungan ke obyek wisata,” ucapnya.

Dia melanjutkan, di Kecamatan Padamara juga terdapat salah satu obyek wisata edukasi yakni Purbasari Pancuran Mas serta menjadi penghubung dengan Kecamatan Kutasari yang terdapat obyek wisata Sanggaluri Park hingga ke Owabong yang berada di Kecamatan Bojongsari sebagai satu jalur wisata andalan di Kabupaten Purbalingga. Mas Wabup juga akan sangat terbuka untuk menerima kritik dan saran yang membangun dari masyarakat Kabupaten Purbalingga.

Camat Padamara, Tri Wibowo mengatakan kehadiran Mas Wabup di Kecamatan Padamara menjadi dambaan warga masyarakat terlebih Mas Bupati dan Mas Wabup pernah menjadi bagian dari warga Kecamatan Padamara sebelum tinggal di rumah dinas. Dia juga menyatakan komitmen warga Kecamatan Padamara untuk senantiasa mendukung program-program Pemkab Purbalingga dan optimis akan membawa dampak positif khususnya bagi warga Kecamatan Padamara.

“Kami meyakini dengan hadirnya Mas Wabup akan membawa dampak positif bagi warga Padamara,” pungkasnya (FH-an/kominfo)