PURBALINGGA INFO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Purbalingga menggelar kegiatan penyaluran subsidi harga pangan untuk sejumlah komoditas strategis. Kegiatan ini dilaksanakan di dua kecamatan, yaitu Kantor Kecamatan Mrebet dan Kantor Kecamatan Padamara, Jumat (21/3/15).

Sub Koordinator Ketersediaan Pangan DKPP Purbalingga, Yudi Prasanto, menjelaskan bahwa subsidi ini diberikan untuk komoditas beras medium, minyak goreng, bawang merah, dan cabai dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai upaya dalam pengendalian harga dan inflasi menjelang hari Raya Idul Fitri, serta untuk mempermudah akses pangan murah bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa komoditas tersebut mengalami fluktuasi harga yang cukup tinggi dan hingga saat ini masih menunjukkan tren kenaikan. Dengan adanya subsidi ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami menyediakan untuk masing-masing kecamatan, beras medium sebanyak 5.000 kilogram dengan harga Rp11.000 per kilogram, minyak goreng sebanyak 1.000 liter dengan harga Rp14.000 per liter, bawang merah 125 kilogram dengan harga Rp32.000 per kilogram, serta cabai sebanyak 50 kilogram dengan harga Rp70.000 per kilogram,” ungkapnya.

Camat Padamara, Tri Wibowo, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Tentu ini membantu, karena harga yang diberikan lebih rendah dibandingkan harga pasaran. Apalagi menjelang Lebaran, ini bisa mengurangi beban pengeluaran masyarakat,” katanya.

Warga Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara, Fitri, juga merasakan manfaat dari program ini. Ia mengaku bisa membeli beras dengan harga yang lebih murah dibandingkan di warung.

“Jelas membantu masyarakat kecil, kalau beli di warung satu kilogramnya 14 ribu rupiah, di sini cuma 11 ribu rupiah, jadi lebih ringan. Harapannya, program seperti ini bisa diadakan satu atau dua bulan sekali agar semakin membantu kami,” ungkapnya. (dhs/Kominfo)