PURBALINGGA – Meskipun hujan deras sempat mengguyur wilayah Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, semangat kebersamaan warga tidak surut dalam mengikuti kegiatan tarawih keliling yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Baitul Muhajirin tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus peningkatan amaliyah Ramadan, pada Rabu (26/3/2025).
Tarawih keliling merupakan salah satu program Pemkab Purbalingga dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memaknai bulan suci Ramadan dengan berbagai aktivitas ibadah. Di kesempatan ini, selain warga setempat, tampak hadir pula Camat Rembang, Panggih Adi Susilo, serta Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani.
Camat Rembang, Panggih Adi Susilo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kecamatan Rembang berada dalam kondisi aman dan kondusif meskipun wilayah ini termasuk rawan bencana. Ia juga menegaskan komitmen kolaboratif dalam mendukung program Pemkab Purbalingga ke depan.
“Forkopimcam beserta seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Rembang siap mendukung program Pemerintah Kabupaten untuk lima tahun mendatang,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, dalam sambutannya mengingatkan masyarakat untuk tidak merayakan kemenangan terlalu cepat, melainkan terus meningkatkan amaliyah selama bulan Ramadan. “Jangan terlalu cepat merayakan kemenangan, di penghujung bulan suci ini mari terus tingkatkan amaliyah kita agar saat Hari Raya nanti kita dapat meraih kemenangan yang penuh,” ujarnya.
Terkait infrastruktur, Wabup Purbalingga juga menyoroti kondisi jalan menuju Kecamatan Rembang yang masih membutuhkan perhatian.
“Saya berkomitmen untuk mengupayakan agar Kecamatan Rembang dapat berkembang sebaik mungkin. Kami berikhtiar bersama Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, untuk menjalin dukungan pihak-pihak terkait demi pembangunan infrastruktur,” tambah Wabup.
Namun, di tengah keterbatasan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk berputus asa. “Meskipun ada tantangan dan hambatan, kita tidak boleh patah semangat. Justru, kita harus berupaya secara inovatif dan solutif untuk terus membangun Kabupaten Purbalingga,” ungkapnya.
Wabup juga mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Purbalingga untuk bersama-sama menyambut Hari Raya dengan penuh semangat saling memaafkan.
“Mari kita satukan tekad dan bekerja bersama-sama mendukung program pembangunan di Purbalingga agar dapat berjalan optimal. Bersama, kita pasti bisa mewujudkan Purbalingga baru yang maju dan sejahtera,” kata Dimas Prasetyahani.
Kegiatan tarawih keliling ini juga diwarnai dengan berbagai bantuan sosial yang diberikan Pemkab Purbalingga kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat setempat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan program-program Pemkab Purbalingga dapat terus dirasakan manfaatnya, terutama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (GIN/Kominfo)